Prabowo Ikut Pilpres, Gerindra Berpeluang Menang Pemilu 2019

Posted by On 11:17 PM with No comments



Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gerindra berpeluang memenangi pemilihan umum (Pemilu) 2019, asalkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto kembali maju dalam pemilihan presiden atau wakil presiden 2019. 

Demikian diungkapkan peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar saat memaparkan hasil survei terbaru LSI Deny JA soal '5 Isu Partai Politik Terkini di Tahun Politik' di kantor LSI Deny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (24/1).

"Mereka (Gerindra) memiliki peluang jadi peringkat 2 atau jadi pemenang pemilu kalau Prabowo maju lagi di 2019," kata Rully.


Rully melihat, faktor seorang figur yang menjadi simbol masih kuat dalam mendongkrak suara suatu partai. Hal tersebut tak bisa dilepaskan dari faktor simbolik yang tertanam dari seorang figur yang dianggap sebagai magnet untuk mempengaruhi masyarakat.

"Asosiasi Gerindra dan Prabowo sangat kuat," ujarnya.

Rully mengatakan, semakin besar figur bisa diterima oleh masyarakat, maka akan berefek pula terhadap peningkatan suara partai yang dipimpinnya pada ajang pemilu.

Keputusan politik Prabowo di Pilpres 2019 akan sangat memengaruhi elektabilitas Partai Gerindra, baik sebagai calon presiden maupun hanya sebagai calon wakil presiden.

Rully mengatakan, hal serupa pernah terjadi di Partai Demokrat. Sosok Susilo Bambang Yudhoyono mendongkrak perolehan suara Partai Demokrat di Pemilu 2009.

"Sama seperti SBY, kalau Prabowo menguat, makin besar peluang Gerindra memperoleh efek elektoral," tambah Rully.

Pernyataan Rully didasarkan pada survei LSI Denny JA yang dilakukan pada 7-14 Januari 2018. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 orang. 

Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tatap muka, kuesioner, diskusi kelompok terarah (FGD) dan analisis media massa. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen

sumber : CNN Indonesia
.
Calon TKI Yang Akan Diberangkatkan ke Timur Tengah Disyaratkan Harus Membayar 35 Juta

Posted by On 10:55 PM with No comments


Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) PT. Anugrah Sumber Rejeki di Jalan Batu Sari II No. 74, Condet, Jakarta Timur pada Kamis (25/1/2018).
Ditemukan bahwa ada indikasi penempatan calon TKI ke Timur Tengah yang akan diberangkatkan ke Malaysia sebanyak 14 orang.
Kepala Subdirektorat Perlindungan TKI Yuli Adi Ratna menjelaskan, bahwa calon TKI tersebut akan ditampung sementara karena beberapa dari mereka masih menunggu proses pembuatan paspor.
Yang mencengangkan, ditemukan sebuah surat pernyataan yang ditandatangani oleh calon TKI. Didalam surat pernyataan tersebut berbunyi bahwa calon TKI harus membayar 35 juta rupiah jika gagal ditempatkan. Namun, itu tidak ada dalam undang-undang.
Yuli juga sempat menegaskan penempatan pekerja migran ke Timur Tengah merupakan tindakan ilegal karena kebijakan ini sudah dilarang. Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan TKI pada Pengguna Perseorangan di Kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, Kemenaker juga sempat menggerebek penampungan 98 calon TKI di Balai Latihan Kerja Luar Negeri Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta pada pekan lalu.
Petugas menampung mereka di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) milik Kementerian Sosial di Bambu Apus, Jakarta Timur, sebelum dipulangkan ke kampung halaman. 
Sumber : Tribunews.com
Gaya rambut Wakil Walkot Palu Pasha jadi pembicaraan, ini kata Menteri Tjahjo

Posted by On 7:45 PM with No comments

Sigit Purnomo. ©2018 instagram.com/matanajwa

Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha 'Ungu' kembali jadi sorotan. Kali ini soal gaya rambutnya. Menteri Dalam NegeriTjahjo Kumolo pun memberikan komentar.
"Menurut saya Pasha sebagai kepala daerah dari foto yang beredar tidak menyalahi undang-undang," kata Tjahjo melalui WhatsApp, Senin (22/1).
Potongan rambut Pasha yang jadi pembicaraan karena bergaya skin fade dan dikuncir ke belakang. Saat itu Pasha terlihat memakai seragam Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Seragam sudah benar, potongan rambut wajar (mau cepak atau mau gundul sah-sah saja) yang diatur itu tidak boleh gondrong atau panjang," jelas politikus PDIP itu.
Pasha dilantik sebagai wakil wali Kota Palu pada 17 Februari 2016 lalu. Saat awal menjabat Pasha juga sempat jadi omongan. Pasha tertangkap kamera sedang merokok di ruang publik dengan memakai pakaian dinas.
Soal gaya berbusananya juga pernah disorot. Dalam foto yang beredar, Pasha memadukan jas dan celana jin plus ikat pinggang ala rocker. Tak cuma itu, Pasha juga memasang aneka brevet di jasnya.
Beberapa brevet yang dipakai adalah pin praja wibawa yang biasa dipakai Satpol PP. Lalu ada brevet scuba TNI AL dan lencana pelopor Lantas. Dia juga menyandang tongkat komando. [did]
Sumber : Merdeka.com
Cewek Berhijab Ini Dihujat Netizen Gara Gara Posting Foto dengan Pose Seperti ini

Posted by On 8:46 PM with No comments




Di media sosial mudah sekali ditemukan sosok-sosok wanita berhijab dengan parasnya yang cantik dan perilakunya yang anggun.

Para hijabers ini terlihat menawan tanpa harus mengumbar auratnya dan tetap menjaga sopan santunnya.

Tapi, baru-baru ini di media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto seorang wanita berhijab yang mengunggah foto yang kurang pantas.

Dikutip dari Mynewshub, gadis berhijab tersebut mengunggah beberapa foto dengan pose yang tak pantas.

Selain itu, wanita yang dirahasiakan namanya itu juga menuliskan caption yang berbau negatif.

Ia mengunggah foto dengan pose sambil mengangkang dan menggunakan celana ketat.

Hal itu tentu dianggap tak sopan di negara asalnya, Malaysia.

Ia juga menulis caption berbunyi "Nasi kangkang nak?".

Nasi kangkang di Malaysia merupakan sejenis ilmu hitam yang digunakan wanita untuk memikat lelaki.

Postingannya itu membuat netizen Malaysia bereaksi.


Bahkan ia juga dituduh telah menggunakan ilmu hitam itu.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini mempunyai alasan tersendiri kenapa kemudian mengunggah foto mengangkang dan caption soal 'ilmu hitam'.

"Pada mulanya, aku sekadar seru-seruan mengunggah foto mengangkang tu. Tapi, ramai yang DM menyindir aku, menuduh ku pakai ‘nasi kangkang’? Sebab tu lah, aku buat caption aja sekalian ‘nasi kangkang’ pada gambar ku seterusnya untuk menjawab sindiran netizen,” kata gadis Kuala Terengganu ini dilansir dari MStar Online.


“Aku okay saja apa orang nak kata, tapi terkilan sebab rakan-rakan saya sendiri yang turut mengecam,” katanya.

Ia mengaku baru kali ini dikecam hebat oleh netizen.

“Ini pertama kali aku dikecam hebat oleh netizen."


Mungkin inilah rasanya dihujat yang sering dihadapi oleh orang-orang sukses," katanya.

Ia mengaku belum berniat menghapus foto 'mengkangkang' dari akun Instagramnya.


Karena kejadian menghebohkan ini Yaya turut ditegur oleh keluarganya.

sumber
Bukannya Dikurbankan, Kambing ini Justru Diperkosa Oleh Anak-Anak di Karawang! Ga Takut Penyakit?

Posted by On 11:23 PM with No comments



Kejadian ini sungguh tak patut ditiru oleh siapapun.

Inilah adegan memalukan yang terjadi di Karawang.

3 anak telah dituduh melakukan pemerkosaan pada seekor kambing.

Sebelumnya, mereka telah menonton pornografi yang bergenre kebinatangan.

Video porno tersebut mereka akses dari situs YouTube.

Polisi setempat telah menyelidiki para anak-anak tersebut.

Diduga, mereka juga telah mengehem 6 anak lainnya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar sebulan lalu setelah ada keluhan dari seraong korban.

Orang tua tersebut mengaku bahwa anaknya telah dilecehkan bocah-bocah ini.

Pemimpin masyarakat setempat, Endang Tarmidzi, mengklaim bahwa bocah-bocah tersebut berusia antara 12 hingga 13 tahun.

Sebelum melakukan aksi tak bermoral pada sekor kambing, mereka melecehkan beberapa anak.

Sebagai bagian dari penyelidikan, seorang petugas dari Dinas Sosial Karawang telah melakukan pemeriksaan kesehatan mental pada ketiganya.

Dikutip wartawan Grid.ID, Ahmad rifai, dari Daily Mail, pekerja sosial setempat, Dyah Palupi Ekayanti mengatakan, "Kesimpulan awal, saya pikir telah terjadi ketidaktahuan pada mereka."

Ditambahkan, tampaknya para bocah tersebut melakukan aksi seronok karena menemukan konten dewasa di salah satu smartphone mereka.

Polisi setempat, Maradona Arin Mappaseng, mengkonfirmasi bahwa polisi telah menerima keluhan tentang pelecehan seksual dari 3 bocah laki-laki.

Hingga saat ini belum diketahui tindakan hukum apa yang tepat bagi ketiganya.

Indonesia sebenarnya lebih menggunakan pendekatan penyelesaian di luar jalur hukum yang melibatkan anak-anak.

Sumber : Planet Merdeka
Pacaran 7 Tahun, Jenis Kelamin Calon Pengantin Pria Terbongkar Jelang Nikah, Kok Bisa?

Posted by On 9:34 PM with No comments


Rencana pernikahan Wilis Setyowati (26), warga Desa Sidoleren, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, gagal. Calon suaminya ternyata wanita.
Hal itu terungkap setelah keluarga Wilis curiga bahwa calon suami Wilis memiliki fisik dan suara yang tidak layaknya laki-laki.
Calon suami Wilis itu mengaku bernama Pratama asal Desa Binong, Kota Tangerang, Jawa Barat memiliki nama asli Nova Aprida Avirani.
Rencana pernikahan yang bakal digelar pada hari Selasa (5/9/2017) antara sepasang kekasih yang sudah berpacaran selama tujuh tahun itu harus berhenti di tengah jalan.
Tenda dan teratak resepsi sudah dipersiapkan, bahkan warga sudah melakukan rewang untuk hajatan pernikahan
Tenda dan teratak resepsi sudah dipersiapkan, bahkan warga sudah melakukan rewang untuk hajatan pernikahan (Ist)
Bagaimana pacaran selama tujuh tahun menjalin kasih tidak mengetahui jenis kelamin pacarnya?
Keluarga Wilis kemudian melaporkan Pratama ke kantor Polres Purworejo atas tuduhan pemalsuan identitas.
Laporan tersebut dikuatkan dengan hasil pemeriksaan tim medis puskemas setempat terhadap Pratama.
"Hasil pemeriksaan tim medis diketahui bahwa calon mempelai pria ternyata wanita. Dia mengaku bernama Pratama, padahal nama aslinya Nova Aprida Avriani," ujar Kepala Polres Purworejo AKPB Satrio Wibowo melalui kepala Satuan Reskrim AKP Kholiq Mawardi, dikonfirmasi, Selasa (5/9/2017).
Kholiq mengungkapkan, ibu Wilis melaporkan calon menantunya itu setelah berkoordinasi dengan kantor Urusan Agama (KUA) dan Puskesmas Gebang beberapa waktu lalu.
Sedianya, pesta pernikahan akan digelar Selasa (5/9/2017).
Menerima laporan itu, pihaknya segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.
Polisi kemudian mengamankan Nova Aprida Avriani alias Pratama itu dan menetapkannya sebagai tersangka.
Menurut keterangan keluarga dan saksi-saksi, ujarnya, diketahui bahwa Wilis dan "calon suaminya" itu telah menjalin asmara selama sekitar tujuh tahun.
Nova alias Pratama datang ke rumah keluarga Wilis untuk meminang pujaan hatinya itu pada Kamis (31/8/2017) lalu.
“Pelaku sudah kami amankan, sekarang sedang kami periksa atas perkara pemalsuan surat-surat. Dari tangan pelaku kami sita barang bukti berupa surat permohonan numpang nikah,” imbuh Kholiq.
Kholiq menegaskan pelaku akan dikenakan Pasal 263 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan surat dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun kurungan badan.
Purwadi, penghulu KUA Gebang, mengatakan, pihaknya telah menerima berkas-berkas persyaratan pernikahan kedua mempelai untuk melangsungkan pernikahan pada Selasa (5/9/2017).
Namun, keluarga mempelai wanita mencurigai, calon mempelai pria bukan pria sesungguhnya.
"Menerima aduan keluarga mempelai wanita kami berkoordinasi dengan Puskemas Gebang untuk memeriksa mempelai pria. Hasilnya ternyata mempelai pria berjenis kelamin wanita. Akhirnya kami laporkan ke polisi dan rencana pernikahan dibatalkan," kata Purwadi.
Keluarga Shock
Keluarga mempelai perempuan merasa shock begitu mengetahui calon mempelai pria ternyata seorang perempuan seperti yang dikutip dari Instagram Polres Purworejo.
Mengetahui hal tersebut keluarga korban melaporkan ke Polres Purworejo Polda Jateng, Kasat Reskrim Akp Kholiq Mawardi Sh mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan medis di puskesmas gebang diketahui calon mempelai pria adalah seorang wanita.
Sekarang pelaku sedang kita lakukan pemeriksaan dalam perkara pemalsuan surat, dari tangan pelaku dilakukan penyitaan barang bukti surat permohonan numpang nikah” Kata Kasat Reskrim.
Pelaku diancam dengan kurungan paling lama 6 tahun penjara karena diduga melakukan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 Kuhp, pungkas Kasat Reskrim.
sumber : tribun medan
Ngaku Singel di Facebook, Wanita Ini Menikah dengan 8 Pria, Diburu Karena Bawa Kabur 'Mas Kawin'

Posted by On 9:26 PM with No comments


 Polisi memburu seorang wanita Thailand yang dituduh menikahi setidaknya delapan pria,  sebelum melarikan diri dengan tumpukan uang dan emas kawin. 
Nilai uang yang dilarikan perempuan itu mencapai 6.000-15.000 dollar AS atau kira-kira Rp 80 juta - Rp 200 juta per pernikahan.
Salah satu korban, Prasarn Tiamyam (32) melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada Divisi Penindakan Kejahatan di Kepolisian KotaBangkok, Thailand, Selasa (5/9/2017). 
Dia melaporkan "mantan istrinya" yang bernama Jariyaporn "Nammon" Buayai (32), karena merasa ditipu hingga senilai Rp 80 juta.
Menurut Prasarn, perempuan itu melarikan uangnya, empat hari setelah resepsi pernikahan yang digelar di sebuah resor di Provinsi Prachuap Khiri Khan.
Prasarn yang kini telah menikah lagi, memutuskan untuk mengadu ke polisi setelah menyadari bahwa kasus yang dialaminya adalah sebuahpenipuan.
Sebelumnya, kabar dan peringatan mengenai modus penipuan lewat pernikahan ini telah menyebar luas di media sosial di Thailand.
Berbicara kepada Amarin TV, Prasarn mengatakan, dia mengenal Nammon di Facebook pada bulan Februari 2015.
Setelah sembilan bulan berkenalan, Prasarn setuju untuk menikahi, karena perempuan itu mengaku hamil.
Prasarn mengatakan, selama hubungan mereka, Nammon tak pernah mengijinkannya untuk bertemu dengan orangtua sang istri.
Tak lama setelah menikah, Nammon mengaku harus menyelesaikan urusan bisnis buah di Provinsi Nong Khai. Dia pun pergi.
Segera setelah itu, Prasarn tidak bisa lagi menghubungi istrinya.
Sebagai gantinya, dia mendapat telepon dari seorang wanita yang mengaku sebagai keponakan Nammon.
Wanita itu mengatakan, Nammon kehilangan bayi dalam kandungannya, dan Prasarn diminta untuk tak menghubunginya lagi. 
Prasarn baru menyadari bahwa dia telah ditipu, ketika cerita Nammon ini dimuat di media sosial.
Seorang korban lain yang menolak mengungkapkan identitasnya juga mengaku bertemu  Nammon di Facebook.
Dari pria ini, Nammon disebut melarikan dana sebesar Rp 200 juta, yang merupakan bagian dari mas kawin dalam pernikahan mereka pada Februari lalu.
Sesaat setelah pria itu mentransfer uang ke rekening banknya, Nammon mengatakan, saat ini bukan saat yang tepat untuk menikah karena ramalan horoskop yang buruk.
Mengutip korban lain, yang hanya diidentifikasi sebagai "Wichit," Morning News melaporkan, lelaki itu telah berkomunikasi dengan tujuh pria lain yang juga ditipu oleh wanita yang sama.
Wichit mengatakan, bahwa cerita mereka serupa, yakni berkenal di Facebook, mengajak berhubungan seks, dan lalu berbohong tentang hamil.
Menurut unggahan di Facebook 30 Agustus tentang Nammon, disebut, wanita itu diperkirakan menikah seminggu sekali di bulan Agustus, dengan lima orang yang berbeda.
Namun, sampai hari ini, tidak ada laporan yang dapat diverifikasi tentang berapa banyak pria yang telah dinikahi.
Kemarin, polisi mendatangi rumah orangtua Nammon di Distrik Wang Sapung, dan hanya mendapat kenyataan bahwa orangtuanya pun melarikan diri.
Polisi hanya menemukan kakak perempuan Nammon, yang mengaku telah memutuskan hubungan dengan Nammon.
Pasalnya, adik perempuannya itu tak pernah mengembalikan uang utang sebesar Rp 4 juta. 
Kakak perempuan, yang tidak diberi nama, dikirim melalui media untuk Nammon untuk menyerahkan diri, menambahkan bahwa dia sangat khawatir dengan orang tua mereka, T News melaporkan.(*)
sumber : Tribun