| Polisi menunjukkan sejumlah senjata tajam yang diamankan dari geng motor asal Bogor ketika aksi tawuran d |
Dalam beberapa hari terakhir sejumlah
tawuran antara kelompok remaja pecah di Kota Bogor, Jawa Barat. Salah
satunya terjadi di Jalan Sholeh Iskandar, Sabtu (25/6) dini hari yang
melibatkan ratusan orang.
Polres Bogor mengamankan 321 orang yang
terlibat dalam aksi tersebut. Pelaku umumnya masih remaja dan masih
duduk di bangku sekolah. Yang mengagetkan, 21 orang pelaku adalah remaja
putri.
”Seorang perempuan yang terlibat dalam tawuran itu diketahui tengah hamil,” kata Kapolres Bogor Kota AKBP Andi Herindra.
Kapolres mengatakan, para remaja itu
klaim hendak melakukan sahur on the road. Bentrokan terjadi karena
saling ejek dengan kelompok lain.
Namun pihak kepolisian tampaknya
meyakini bahwa para pelaku sejak awal memang berniat tawuran bukan sahur
on the road. ”Katanya mau sahur, tapi bukannya bawa makanan, mereka
justru ketahuan membawa senjata tajam,” tutur AKBP Andi.
Dari tangan para pelaku polisi menyita
sejumlah senjata tajam berbagai jenis. Sebagian senjata bahkan diyakini
adalah buatan para pelaku sendiri.
Pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00,
polisi memangil satu per satu orangtua pelaku tawuran untuk mendatangi
Polres Bogor Kota. Para remaja ini baru bisa kembali ke rumahnya jika
dijemput orangtuanya. (PJ/dil/jpnn)